Adapun hukum membaca doa Qunut adalah sunnah ab'adh atau sunah yang diperkuat. Meskipun ini masih menjadi perselisihan bagi beberapa madzhab. Jika kita lupa membaca Qunut, apakah sholat kita masih sah ? Tentu saja. Karena hukumnya sunnah, maka kita masih bisa melanjutkan sholat meskipun lupa membacanya. Jika Anda lupa membaca bacaan qunut, atau langsung sujud setelah itidal maka disunahkan untuk sujud syahwi.
Dengan membaca qunut berarti Anda telah berdoa memohon keberkahan dan keselamatan kepada Alloh. Adapun hadist yang berkaitan dengan doa Qunut antara lain.
"AN AANASIN : ANNANNABIYYA SAW, QONATA SYAHRON YAD UU ALAIHIM SYUMMATARAKA"
ARTINYA : "Dari annas ra, sesungguhnya nabi saw membaca qunut dalam waktu sebulan, mendoakan celaka nabi kepada orang-orang yang berkhianat, lalu nabi berhenti membaca doa qunut."
Bacaan Doa Qunut
اللّهُمَّ اهْدِنِيْ فِيْمَنْ هَدَيْتَ
وَعَافِنِيْ فِيْمَنْ عَافَيْتَ
وَتَوَلَّنِيْ فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ
وَبَارِكْ لِيْ فِيْمَا أَعْطَيْتَ
وَقِنِيْ بِرَحْمَتِكَ شَرَّ مَا قَضَيْتَ
فَإِنَّكَ تَقْضِى وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَ
وَإِنَّهُ لاَيَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ
وَلاَ يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ
تَبَا رَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ
فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ
أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ
وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدِنِ النَّبِيِّ اْلأُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمْ
Doa Qunut latin (jika sholat sendiri)
"Allahummahdinii fii man hadaiitWa'aafinii fii man 'aafaiit
Wa tawallanii fii man tawallaiit
Wa baarik lii fiimaa a'thoiit
Wa qinii birohmatika syarra maa qadhaiit
Fa innaka taqdhii walaa yuqdaa 'alaiik
Wa innahu laa yadzillu man waalaiit
Wa laa ya'izzu man 'aadaiit
Tabaa rakta rabbanaa wata'aalait
Fa lakal-hamdu 'alaa maa qadhaiit
Astaghfiruka wa atuubu ilaiik
wa shallallaahu 'alaa sayyidina Muhammadinin-nabiyyil ummiyyi wa'alaa aalihii wa shahbihii wa sallam."
Doa Qunut latin (jika sholat berjamaah)
"Allahummahdinaa fii man hadaiit
Wa'aafinaa fii man 'aafaiit
Wa tawallanaa fii man tawallaiit
Wa baarik lii fiimaa a'thoiit
Wa qinaa birohmatika syarra maa qadhaiit
Fa innaka taqdhii walaa yuqdaa 'alaiik
Wa innahu laa yadzillu man waalaiit
Wa laa ya'izzu man 'aadaiit
Tabaa rakta rabbanaa wata'aalait
Fa lakal-hamdu 'alaa maa qadhaiit
Astaghfiruka wa atuubu ilaiik
wa shallallaahu 'alaa sayyidina Muhammadinin-nabiyyil ummiyyi wa'alaa aalihii wa shahbihii wa sallam."
Arti bacaan Doa Qunut:
"Ya Allah, berilah aku petunjuk seperti orang-orang yang telah Engkau beri petunjuk.
Berilah aku kesehatan seperti orang-orang yang telah Engkau beri kesehatan.
Pimpinlah aku bersama orang-orang yang telah Engkau pimpin.
Berilah berkah pada segala apa yang telah Engkau berikan kepadaku.
Dan peliharalah aku dari kejahatan yang Engkau pastikan.
Karena, sesungguhnya Engkaulah yang menentukan dan tidak ada yang menghukum atau menentukan atas Engkau.
Sesungguhnya tidaklah akan hina orang-orang yang telah Engkau beri kekuasaan.
Dan tidaklah akan mulia orang yang Engkau musuhi.
Maha berkahlah Engkau dan Maha Luhurlah Engkau.
Segala puji bagi-Mu atas yang telah engkau pastikan.
Aku mohon ampun dan kembali (taubat) kepada Engkau.
Semoga Allah memberi rahmat, berkah dan salam atas nabi Muhammad beserta seluruh keluarganya dan serta sahabatnya."
Perbedaan dari keduanya ialah akhiran "nii" dan "naa". Arti bacaan diatas merupakan arti doa Qunut saat sholat sendirian (munfarid) berakhiran "nii" yang berarti aku, sedangkan saat berjamaah berakhiran "naa" cukup ganti aku dengan kami.
Semoga artikel yang saya bagikan yaitu bacaan Doa Qunut ini bisa bermanfaat bagi semua.

0 komentar