Listrik prabayar kini semakin banyak digunakan masyarakat dan terus dikembangkan oleh PLN. Pembayaran tagihan listriknya dapat dibayarkan dengan cara membeli pulsa listrik dan nantinya akan menerima 20 digit kode token. Cara pengisisannya pun mudah, cukup memasukkan 20 kode tersebut melalui tombol yang ada di box meter lalu tekan enter.
Dengan hadirnya listrik prabayar, tentu membawa keunggulan dan kekurangan tersendiri. Salah satu keunggulannya adalah lebih mudah, hanya dengan mengisi token untuk pengisian, tidak ada denda keterlambatan membayar tagihan, dll. Namun salah satu kekurangannya adalah banyak masyarakat yang menyatakan listrik token ini lebih boros.
![]() |
| Pemborosan listrik |
Boros atau tidaknya tagihan, tergantung pemakaian masing-masing. Semakin banyak alat elektronik yang digunakan tentu semakin banyak pula tagihannya. Dan berikut tips-tips cara menghemat listrik token di rumah Anda.
Cara menghemat listrik token
1. Cabut steker dari stop kontak jika tidak dipakai
Kasus yang sering terjadi dalam rumah salah satunya membiarkan aliran listrik mengalir ke peralatan elektonik. Hal ini biasanya diabaikan karena dianggap tidak terlalu berpengaruh pada biaya bulanan listrik.
Kebiasaan membiarkan steker masih menancap pada stop kontak sebaiknya dikurangi untuk menghemat pulsa listrik. Alat elektronik seperti charger handphone, TV, AC, dan lainnya seringkali dibiarkan terhubung ke aliran listrik. Hal semacam ini memang terlihat sepele, namun tetap saja membuat listrik terbuang secara cuma-cuma.
2. Menggunakan lampu LED
Saat ini banyak produsen membuat lampu jenis LED atau Light Emitting Dioda. Selain lebih terang dan tidak mudah panas, lampu LED juga hemat energi. Dibandingkan dengan lampu bohlam, neon atau merkuri, LED bisa menghemat biaya listrik rumah agar tidak membengkak.
Coba bandingkan, LED dengan daya 4 watt menghasilkan 350 lm (light output/lumen) sedangkan lampu biasa 5 watt hanya mempunyai output 235 lm. Dengan lampu LED 4 watt cahaya yang dihasilkan lebih terang dan hemat energi daripada lampu biasa 5 watt.
3. Hidup manual
Tips ketiga dari cara menghemat listrik token adalah dengan membiasakan hidup manual. Mengurangi jumlah mesin atau alat elektronik dirumah sangatlah efektif untuk menghemat listrik.
Mengganti mesin cuci dengan mencuci menggunakan tangan, mengganti kompor listrik dengan kompor gas, atau menghaluskan bumbu secara manual tanpa blender. Tiga contoh sederhana tadi sudah bisa memberikan efek besar dalam pemakaian listrik. Hidup manual bukan berarti tanpa listrik, namun mengurangi penggunaannya.
4. Mengganti peralatan lama dengan yang hemat energi
Di era modern seperti sekarang, perkembangan alat-alat elektronik sudah terbilang mutahir. Salah satunya adalah peralatan hemat energi.
Kulkas Anda sudah berapa tahun ? TV Anda masih TV tabung ? Segera ganti alat-alat lama Anda dengan yang hemat energi. Memang harganya lebih mahal, namun listrik yang digunakan lebih sedikit.
5. Desain ruangan Anda dengan benar
Memang seperti tak ada hubungannya desain ruangan dengan cara menghemat listrik. Namun apabila Anda benar dalam mendekorasi ruangan, penerangan di rumah Anda akan terbantu untuk menggantikan lampu dan biaya bayar listrik juga semakin murah.
Cat dengan warna cerah akan membuat ruangan lebih terang. Sebaliknya jika warna cat pada ruangan itu gelap, maka ruangan tersebut juga kurang terang meskipun menggunakan lampu dengan daya lebih besar.
Beri jendela pada tiap kamar dan ruang tamu. Hal ini bertujuan untuk membiarkan ruangan tetap terang meskipun lampu dimatikan. Dengan begini, Anda hanya perlu menyalakan lampu dimalam hari.
6. Kurangi penggunaan lampu
Menghidupkan lampu pada ruangan yang tidak terpakai hanya akan membengkakkan biaya tagihan listrik. Matikan lampu saat tidak ada aktifitas didalam ruangan tersebut. Seperti kamar tidur atau kamar mandi yang lampunya dibiarkan hidup saat ditinggal keluar itu juga termasuk boros energi.
Itulah beberapa cara menghemat listrik token di rumah. Tips ini sebaiknya dilakukan mulai sekarang untuk meminimalisir tagihan/menghemat pulsa.

0 komentar